Posts

Tentang kamu

Tentang kamu  Yundaku... Engkau bagaikan pedang  yang  tertancap sangat dalam.. Sedalamnya kelembutan hati yg engkau hadirkan dalam hidupmu Wahai yundaku... Kekuatan yang  engkau miliki.. Yang mampu menembus dinding2 perut bumi Hingga langitpun ikut bersua akan sosok tangguhmu Wahai yundaku.. Hatimu yang lembut, bicaramu yang lantang Seakan bumi bergetar mendengar suara engkau  Karna ke dasyatan dirimu Wahai yundaku.. Dinda mu ini tidak tahu lagi mau berkata apa Namun percayalah kelembutan hati adalah bagian dari diri yunda Cahaya Allah adalah penerangan setiap langkah yang yunda pijak dibumi ini Wahai yundaku.. Keimanan dan kesabaranmu yang senantiasa yunda jaga bak permata yang indah Keihlasanmu bagai bunga bermekaran ditanam Karna engkaulah insan terpilih

Anugerah terindah

Judul anugerah terindah Kau hadir dalam kehidupan ku Bagaikan mimpi yang sulit ku percaya Allah mengjadirkanmu lewat skenarionya Himpunan kita sebagai ikatan dan sebagai penguat dalam silaturahim Langit dan bumi menjadi saksi jalan cerita kita Apakah akan sebatas mengenalmu atau memiliki Biarkan waktu yang akan menjawabnya Cip heri supianto

Harapan dan kenyataan

Dindaku... Kanda tak tau awal pertemuan kita Namun lewat sosmed kita  mnjalin komunikasi Tanpa kesegajaan kita akrab Dan lewat sebuah himpunan mahasiswa  kita terus mnjlin silaturahim Dindaku Saat saat kita terus berkomunikasi  Ada rasa kenyaman dalam hati kanda  mengenal dinda Rasa itu semakin tumbuh dan tumbuh Kanda pun bingung dengan apa yang kanda rasakan kepada dinda Dindaku Hati kanda bertanya Inikah jatuh cinta atau sekedar mengagumi dindaku saja Namun tak menemukan sebuah jawabn smpai saat ini Dindaku.. Adakah sebuah harapan yg berlanjut Ataukah sekedar angan angan kanda Meskipun dinda sudah memiliki orang lain di hati Namun hati kanda masih ada harapan yang diberikan Allah kepada kanda Dindaku Rasa ingin ku lupakan sangat begitu sulit Pernah kanda coba tapi itu tidak merubah jalan harapan kanda Seprti kata pepatah mengatakan pedang klau tidak di asa akan tumpul Semakin di asa semakin tajam Begitulah yang kanda rasakan sampai detik ini Dindaku.. Rindu bertabu...